INFO DUNIA PERIKANAN

Home » Konservasi » Dilarang! Perdagangan Ekspor Jenis Hiu Martil (Sphyrna spp) dan Hiu Koboi (Charcarinus longimanus) dari Wilayah Indonesia

Dilarang! Perdagangan Ekspor Jenis Hiu Martil (Sphyrna spp) dan Hiu Koboi (Charcarinus longimanus) dari Wilayah Indonesia

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah menerbitkan Peraturan Menteri KP No. 59/PERMEN-KP/2014 tentang Larangan Pengeluaran Ikan Hiu Koboi (Carcharhinus longimanus) dan 3 jenis Hiu Martil (Sphyrna spp) dari Wilayah Negara Republik Indonesia Ke Luar Wilayah Negara Republik Indonesia. Permen ini terbit dengan pertimbangan bahwa jenis jenis hiu tersebut di atas di perairan Indonesia telah mengalami penurunan populasi yang drastis, disamping itu, jenis-jenis hiu tersebut masuk ke dalam daftar apendik ll CITES.

Jenis hiu yang dilarang di ekspor yang tercantum dalam Permen KP no 59/2014, itu adalah:

Tiga jenis hiu martil (Sphyrna spp) yang terdiri dari: Sphyrna lewini, Sphyrna mokarran, dan Sphyrna zyganea. Dan satu jenis hiu koboi (Carcharhinus longimanus).

Indonesia sebagai salah satu Negara yang meratifikasi CITES melalui Keppres No. 43 tahun 1978, yang berarti Indonesia akan menindaklanjuti apa yang diputuskan CITES sesuai peraturan perundangan yang berlaku di Indonesia. Sebagai tindak lanjut dari hasil COP CITES ke 13 tahun 2013 di Bangkok, dimana ke 4 jenis hiu tersebut di atas, masuk ke dalam daftar apendik ll CITES, dan Negara para pihak (parties) dapat (bersifat volunteer) menindaklanjuti melalui: (1) mekanisme pengelolaan (management measure) atau (2) melalui control pemanfaatannya yang ketat seperti dengan mekanisme kuota. Pelarangan ekspor adalah salah satu pilihan dari mekanisme pengelolaan atau management measure. Dimana alternative tindak lanjut COP CITES seperti pelarangan ekspor hiu ini juga banyak dipilih oleh Negara-negara lain seperti Malaysia.

Permen 59/2014 ini berlaku selama satu tahun (10 Desember 2014 s/d 30 November 2015). Selama satu tahun pelaksanaan Permen KP tersebut, sudah seyogyanya Kementerian Kelautan dan Perikanan melakukan serangkaian kegiatan untuk perbaikan populasinya di perairan alaminya. Perubahan kondisi populasi hiu tersebut di perairan alaminya akan menjadi pertimbangan peninjauan kembali Permen tersebut setelah satu tahun sesuai masa diberlakukan larangan ekspor empat jenis hiu di atas.

Mudah-mudahan dengan adanya pelarangan ekspor 4 jenis hiu tersebut akan memperbaiki populasinya di perairan alaminya sehingga populasi hiu-hiu tersebut lestari dan kesehatan serta keseimbangan ekosistem perairannya tetap terjaga.

 

sumber: http://didisadili.blogspot.co.id/2014/12/dilarang-perdagangan-ekspor-jenis-hiu.html


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

March 2016
M T W T F S S
« Feb   May »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
%d bloggers like this: